Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Selundupkan Sabu dari Malaysia,

TKW Asal Madura Terancam Dibui sampai Mati

SURABAYA (Realita) - Surimah (36), TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Sampang, Madura terancam hukuman seumur hidup alias dibui sampai mati.

Terdakwa Surimah (rompi hijau) saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Wanita yang bekerja di Malaysia menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan sabu seberat 900,25 gram.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (3/9/2019), ,engagendakan pembacaan surat dakwaa oleh Jaksa Penuntut Umun (JPU) Ahmad Junaidi dari Kejaksaan Tingi Jatim.

Dalam surat dakwaa dijelaskan, bahwa terdakwa Surimah pada 16 Maret 2018, sekira jam 15.00 wib di terminal 2 internasional Bandara Juanda Kec. Sedati Kab. Sidoarjo melakukan tindak pidana melawan hukum menyalurkan narkotika golongan satu.

"Atas perbuatan terdakwa didakwa pasal 112 ayat 2 dan pasal 113 ayat (2) Undang-undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,"ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan.

Atas dakwaa tersebut, terdakwa yang di dampingi penasihat hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Orbit tidak keberatan dan sidang dilanjutkan dengan agenda keterangan saksi yang akan digelar pada pekan depan.

Untuk diketahui, kasus ini berawal saat petugas gabungan Bandara Internasional mengamankan Pauzi TKI asal Madura (berkas terpisah) dan terdakwa Surimah saat mendarat  di Terminal Bandara Internasional Juanda melalui pesawat Air Asia  rute Kuala Lumpur Malaysia - Surabaya.

Dia hendak menyelundupkan barang haram sabu jenis Methampethamine. Petugas mencurigai gerak gerik penumpang. saat mendarat di Terminal Bandara Internasional Juanda melalui pesawat Air Asia (XT-327) rute Kuala Lumpur Malaysia - Surabaya. Lalu, petugas membawa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa rontgen. Setelah selesai diperiksa image rontgen ditemukan benda di dubur (Anus) Pauzi. Ternyata sabu sabu sebanyak 137 gram dibungkus plastik hitam.

Sedangkan terdakwa Surimah dicurigai petugas saat membawa kardus rice cooker. Lalu, petugas melakukan pemeriksaan kemudian ditemukan janis sabu seberat 900,25 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengaku hanya dititipkan oleh rekannya yang ada di Malaysia untuk dibawa ke Madura dengan upah Rp 20 sampai 40 juta.ys

 

Berita Hukum Lainnya