Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Sidang Super Cepat ,

Tanpa Baca Surat Dakwaan Terdakwa Diadili

SURABAYA (Realita) - Kejanggalan dalam persidangan dialami Sri Rahayu Septianingsih, terdakwa kasus penggelapan saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (27/10/2016). Terdakwa Sri Rahayu yang sejatinya menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, ternyata menjalani sidang dengan cara yang berbeda dengan terdakwa lainnya.

Terdakwa Sri Rahayu Septianingsih usai menjalani persidangan menuju tahanan sementara PN Surabaya.

Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gusti Putu Karmawan tidak membacakan sama sekali surat dakwaan atas terdakwa Sri Rahayu. Kejanggalan kasus tersebut berawal saat jaksa Karmawan diminta ketua majelis hakim Jihad Arkhanudin menghadirkan Sri Rahayu untuk didudukkan di kursi terdakwa. Setelah Sri Rahayu duduk di kursi terdakwa, hakim Jihad langsung memeriksa identitas Sri Rahayu. "Benar ya nama Sri Rahayu Setyaningsih?" tanya hakim Jihad lantas dijawab anggukan kepala oleh Sri Rahayu. Usai memeriksa identitas, hakim Jihad bertanya kepada Sri Rahayu apakah dalam kasus ini dirinya didampingi penasehat hukum atau tidak. Sri Rahayu yang tampak bingung atas pertanyaan tersebut, langsung dikedipi mata okeh jaksa Karmawan. "Sendiri tanpa penasehat hukum," bisik jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya itu kepada Sri Rahayu dengan nada lirih. Hakim pun lantas mengetuk palu sebagai pertanda sidang ditutup. Sri Rahayu pun menjalani persidangan perdana tanpa mendengar dan mengetahui dirinya didakwa atas kasus apa dan pasal berapa yang dijeratkan kepadanya. Usai sidang, jaksa Karmawan langsung menggelandang Sri Rahayu ke ruang tahanan. Sementara itu saat ditemui usai sidang, jaksa Karmawan enggan banyak berkomentar atas persidangan tersebut. "Iya tadi sidangnya agenda pembacaan surat dakwaan," singkat jaksa berdarah Bali tersebut.ys

 

Berita Hukum Lainnya