Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Simpan Sabu,

Kakek Abdillah Terancam Dibui sampai Mati

SURABAYA (Realita) - Kakek berusia 70 tahun ini diadili lantaran kedapatan memiliki sabu seberat 0,3 gram dan terancam hukuman 20 tahun penjara.

Terdakwa Abdillah di PN Surabaya, Selasa (16/5).

Dengan tuntutan sebesar itu, Abdillah dipastikan akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

Dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum Wilhelmina Manuhutu menjelaskan, terdakwa Abdillah ditangkap polisi atas dasar dari laporan masyarakat yang menerangkan bahwa di Jalan Kunti sering terjadi transaksi narkoba. “Polsek Tenggilis Mejoyo kemudian melakukan penyelidikan di Jalan Kunti. Saat itu polisi melihat terdakwa usai melakukan transaksi sabu,” terangnya di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (16/5/2017).

Setiba di rumahnya, petugas polisi yang sebelumnya telah membuntutinya kemudian langsung menangkap terdakwa. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan satu poket sabu-sabu seberat 0,3 gram dari tangan terdakwa. Dari pengakuannya, barang haram itu didapat terdakwa dengan cara membeli dari seseorang yang tidak dikenalnya dengan harga Rp 150 ribu.

Terdakwa juga mengaku bahwa sabu seberat 0,3 gram itu akan diserahkan kepada seseorang yang bernama Ali. Namun sayangnya sebelum sabu itu diserahkan ke Ali, terdakwa terlebih dahulu ditangkap polisi. “Atas perbuatannya terdakwa dijerat dengan pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas jaksa yang akrab disapa Welli ini.ys

 

Berita Politik Lainnya