Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Simpan Sabu,

Pemuda 21 Tahun Dituntut 8 Tahun Penjara

SURABAYA (Realita) - Seorang pemuda berusia 21 tahun dituntut 8 tahun penjara dan denda 1 miliar subsider 3 bulan kurungan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (3/11/2018).

Terdakwa Pendik Kristiawan saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Pemuda yang bernama Pendik Kristiawan dianggap bersalah menyimpan serta membawa narkotika jenis sabu lebih dari 5 gram.

Sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan JPU Maryani itu dipimpin ketua majelis hakim FX, Hanung Dwi.

"Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebanyak Rp 1 miliae subsider 3 bulan kurungan penjara kepada Pendik Kristiawan, kerena terbukti menyimpan serta membawa narkotika jenis sabu lebih dari 5 gram," kata JPU Maryani.

Menurut jaksa yang bertugas di Kejaksaan Surabaya ini, terdakwa itu terbukti telah melanggar Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

”Perbuatan terdakwa telah melanggar perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa yang di dampingi penasehat hukumnya Sandhy Krisna dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak akan mengajukan pembelaan atau pledoi pada minggu depan.

"Kami banding yang mulia," ucapnya.

Untuk diketahui, bahwa perkara ini terjadi berawal pada Rabu 08 Agustus 2018 sekira pukul 07'00 wib, saat terdakwa Pendik ditangkap petugas dirumahnya jalan Banyu Urip Kidul.1/28a Surabaya.

Dalam penangkapan tersebut petugas mendapatkan barang bukti berupa 1 poket plastik berisi sabu seberat 15,30 gram, 1 poket plastik berisi sabu seberat 1,14 gram, 1 poket plastik berisi sabu seberat 0,46 gram, sera 2 timbangan elektrik, 3 pak plastik klip kosong, 1 HP merk oppo warna putih.

Selanjutnya terdakwa beserta barang buktinya dibawa ke kantor Polisi guna penyidikan lebih lanjut, saat di interogasi terdakwa mengaku jika barang haram tersebut adalah milik seorang yang biasa dipanggil Edo (DPO).ys

 

Berita Hukum Lainnya