Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Sindikat Pembobol Akun Grab,

Dituntut Berbeda

SURABAYA- Tiga terdakwa kasus order fiktif Grab dituntut berbeda pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Lim Chandra, Liem Andrew Agatha, dan Mauriciano saat mendengarkan tuntutan JPU Ferry pada sidang yang digelar di PN Surabaya.

Sindikat pembobolan akun Grab ini dinyatakan bersalah akibat perbuatannya.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ferry E Rahman menyatakan, ketiga terdakwa bersalah karena telah bekerja sama melakukan order fiktif driver Grab. Terdakwa Lim Chandra dituntut 8 bulan penjara. Sedangkan dua terdakwa lainnya yaitu Liem Andrew Agatha dan Mauriciano dituntut masing-masing 6 bulan penjara.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Lim Chandra dengan pidana penjara selama 8 bulan. Untuk terdakwa Liem Andrew dan terdakwa Mauriciano masing-masing selama 6 bulan penjara,” ujar JPU Ferry di hadapan majelis hakim yang diketuai Timur Pradoko.

Atas tuntutan ini, hakim Timur Pradoko mempersilahkan kepada ketiga terdakwa untuk mengajukan pembelaan (pledoi) di persidangan berikutnya. Untuk terdakwa Liem Andrew Agatha yang didampingi penasehat hukumnya Daniel Wibowo akan mengajukan pledoi secara tertulis. Sedangkan dua terdakwa lainnya membacakannya lisan. “Pembelaan saya lisan saja Pak Hakim,” jawab Lim Chandra dan Mauriciano.

Usai sidang, Daniel Wibowo, kuasa hukum Liem Andrew Agatha mengaku tak terima dengan tuntutan JPU Ferry. “Saya tak sependapat karena tak terbukti bersalah dan bisa diputus onslag (putusan bebas),” jelasnya.

Ia menambahkan, dari keterangan saksi ahli terungkap bahwa program Grab harus tersertifikasi sehingga ada perlindungan hukumnya. “Saat diminta, mereka tidak bisa menunjukkannya,” ujar Daniel.

Perlu diketahui, ketiga terdakwa telah memanipulasi data aplikasi tentang informasi dan transaksi elektronik perusahaan grab di area cabang Jatim dengan membuat dan menerima orderan fiktif. Orderan fiktif seakan-akan order asli dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari Grab dengan memberikan bonus insentif tanpa mereka bekerja dengan kewajiban menerima orderan untuk mengantar penumpang.ys

 

Berita Hukum Lainnya