Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Soal Cadar,

Ketum PBNU: Silahkan Pakai, Asal Jangan Anggap Paling Islam!

JAKARTA (Realita) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj tak mempermasalahkan penggunaan cadar oleh umat Islam wanita.

Said Aqil Sirad.

Asal, pengguna tak merasa paling benar dalam beragama. Pernyataan ini menyikapi pelarangan mahasiswa bercadar di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

"Silahkan bercadar, silahkan berjenggot, asalkan jangan menganggap dirinya sudah paling Islam lah," ujarnya usai deklarasi 'Masyarakat Anti Hoax' di kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Mahasiswi mengenakan cadar, kata Said, juga tak perlu dipersoalkan apabila pengguna tidak menyebut yang lain kafir dan menganggap sesama Muslim menyembah Tuhan yang berbeda.

Kendati begitu, menurutnya yang paling penting dalam beragama ialah sikap dan perbuatan. Bukan justru penampilan luar yang diutamakan.

"Yang penting iman, akhlak dan moralnya dan hatinya, bukan saja dilihat dari penampilannya," tandasnya.

Diketahui, UIN Sunan Kalijaga melarang mahasiswinya mengenakan cadar. Tujuannya mencegah radikalisme dan fundamentalisme. Menurut Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, jumlah pengguna cadar di kampus meningkat hingga puluhan mahasiswi. Fenomena ini dinilai sebagai gejala peningkatan radikalisme. Kebijakan pelarangan sendiri memicu pro-kontra di lingkungan dalam dan luar kampus.kik

 

Berita Nasional Lainnya