Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Tabrak Nenek sampai Tewas,

Cuma Dituntut 1 Tahun

SURABAYA (Realita) - Christian Dewantara, terdakwa kecelakaan Lalu lintas yang menewaskan seorang wanita ini, usai mendengar tuntutan1 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Akhmad Iriyanto, langsung ketawa kegirangan.

"Menuntut satu tahun penjara, denda satu juta rupiah dan Subsider 2 bulan penjara, terhadap terdakwa Christian Dewantara," ujar Jaksa Iriyanto, didengar Ketua Majelis Hakim Anton, di ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Atas tuntutan JPU, terdakwa dinilai terbukti melanggar Pasal 310 (4) dan Pasal 106 (2) UU RI tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Terdakawa Christian (tengah) tampak tertawa kegirangan karena dituntut ringan di PN Surabaya, Kamis (18/5).

 Usai persidangan, terdakwapun terlihat ketawa sambil menutupi mulutnya, seakan-akan tuntutan tersebut sangat ringan baginya.

Diketahui dalam dakwaan, pada Jumat (23/12/2016) sekira pukul 05.00 wib (pagi), saat melintas di Jl Kampung Malang Tengah,  Jl Tempel Driyorejo Surabaya, terdakwa Christian Dewantara mengendarai motornya Honda Beat S 6692 PV berjalan dari arah utara ke arah selatan, dengan keadaan mabuk tapi ngebut.

Sesampai di gang Tempel Driyorejo, ada Djulaikah, seorang wanita sekitar umur 70-an, yang hendak menyeberang jalan.

Karena mabuk, tanpa ia sadari, terdakwa menabrak wanita tersebut, dan terdakwa juga terjatuh. Tidak usai disitu, habis menabrak terdakwa hendak mencoba melarikan diri. Beruntung dicegat oleh Agus selaku saksi mata.

Dalam hal ini, akibatnya korban mengalami luka sangat serius di kepala, sehingga akhirnya sampai di RS Wiliamboot Surabaya, korban meninggal dunia dan dilarikan ke RS DR Soetomo Surabaya, untuk diotopsi.ys

 

Berita Hukum Lainnya