Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Target Bebas Pasung

Jawa Timur Dipastikan Molor

SURABAYA (Realita) - Target bebas pasung di Jawa Timur pada tahun 2017 dipastikan molor.

Jawa Timur targetkan bebas pasung tahun ini.

Program zero pasung itu kemungkinan baru bisa direalisasikan pada tahun 2019.

"Kemungkinan baru bisa kita selesaikan tahun 2019," kata direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Adi Wiracjanto ketika dikonfirmasi pada Selasa (11/1).    

 Dia mengatakan, dari data yang dimiliki RSJ Menur, pada awal 2017, jumlah penderita gangguan jiwa di jatim yang masih dipasung mencapai 1650 orang. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 2025 penderita.

"Sisa penderita yang pasung di Jatim pada awal 2017 kira kira sekitar 1650 org. dari jumlah sebelumnya 2025 orang yang baru bisa dilepas 400 org," tandasnya.    

Menurut dia, untuk mewujudkan zero pasung pada awal 2019, maka pihaknya harus melepaskan penderita yang dipasung minimal 100 orang setiap bulannya. Tetapi, karena banyaknya kendala, diprediksi hal itu tidak mudah sehingga baru bisa selesai pada tahun 2019.

"Kalau rata rata kita bisa melepas 100 orang per bulan harapannya 16,5 bln bisa kita lepas semua atau pertengahan 2018 baru bisa dilepas. Karena menjaga kemungkinan beberapa kendala dalam pelepasan pasung sehingga diperkirakan br awal 2019 dpt mencapai zero pasung," tambahnya.   

 Dijelaskannya, mereka yang dipasung keluarganya rata rata menderita gangguan jiwa berat. Sehingga, dibutuhkan perawatan lanjutan agar tidak kambuh dan dipasung kembali usai dibebaskan.

" Penderita gangguan jiwa yang dipasung hampir semuanya gangguan jiwa berat/ Schizophrenia. Sehingga jika akan dilepas dia membutuhkan perawatan dulu di RSJ, kalau tidak, hampir bs dipastikan akan kambuh kembali dan akibatnya bs dipasung kembali," tegasnya.                         

Tujuan dari program bebas pasung itu, kata Adi adalah mengembalikan penderita yang sudah sembuh ke keluarga mereka. Agar mereka diperlakun secara manusiawi dan tidak dipasung lagi.

"Program bebas pasung ada 3 membebaskan pasung, tdk ada pasung baru dan yg sudah dibebaskan pasung tdk dipasung kembali," pungkasnya.pras

 

Berita Layanan Publik Lainnya