Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Tercemar makin Parah,

Danau Toba Menggugat

JAKARTA (Realita) - Tercemarnya air Danau Toba yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang melakukan kegiatan usaha perikanan dengan cara membuat Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba mendapat perhatian serius dari warga di kawasan Danau tersebut.

?Menurut Ketua Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Maruaf Siahaan , pihaknya melalui PT Sucofindo (Persero) pada (10/11/2016) lalu telah melakukan pengambilan data, pengolahan dan analisis terhadap kualitas air danau Toba.

Maruaf Siahaan.

Hasilnya kata dia, telah tercemar.
?"Hasil analisis tersebut menyatakan bahwa air danau Toba saat ini sudah tercemar, dan bukan lagi air dengan kualitas nomor satu." kata Maruaf di Pengadilan Negeri Jakpus, Selasa (10/10/2017).
Dia menjelasan, akibat perbuatan pencemaran air danau Toba yang dilakukan oleh PT Aquafarm Nusantara dan PT Suri Tani Pemuka tersebut tentunya akan menghalangi? pelaksanaan danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
"Yang lebih parah lagi ada warga di Kecamatan Simanindo saat ini kesulitan menemukan air minum bersih, mereka harus berjalan sejauh tiga kilometer dari danau Toba demi mencari air minum bersih," ungkapnya.
Terhadap kondisi air danau Toba yang sudah tercemar, pada 11 Agustus 2017 lalu Danau Toba melalui YPDT mengajukan sekaligus mendaftarkan gugatan Organisasi Lingkungan Hidup terhadap? PT Aquafarm Nusantara (Tergugat I), PT Suri Tani Medika (Tergugat II), Menteri LHK (Tergugat III), Gubernur Sumut (Tergugat IV), Bupati Simalungun (Tergugat V), Bupati Samosir (Tergugat VI), Bupati Toba Samosir (Tergugat VII) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena melanggar Pasal 69 ayat (1) huruf a UU RI No.32 Tahun 2009 dengan tuntutan pemulihan fungsi air danau Toba senilai Rp 905.667.000.000.000,- (sembilan ratus lima triliun enam ratus enam puluh tujuh miliar rupiah).
"Karena pencemaran air danau tetap berlangsung hingga sekarang, Kami melakukan upaya hukum pidana dan perdata. Pidana ke Bareskrim dan perdata di Pengadilan Negeri. Dan kami juga meminta kepada pemerintah supaya tegas yang telah menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa danau Toba itu harus dikembalikan lagi menjadi danau yang airnya bersih, " pungkas Maruaf. beby

 

Berita Nasional Lainnya