Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Terlilit Hutang Miliaran,

Rahmad Tusuk Perut Sendiri

SUMENEP (Realita) - Perbuatan Rahmad Setiyono (41), warga Jalan Trunojoyo Gang Tambak Saji III Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sungguh nekat.

Kondisi korban saat berada di RSUD dr. Moh Anwar Sumenep.

Pria paruh baya itu mencoba bunuh diri dengan menggunakan sebilah alat senjata tajam. Ia melakukannya di rumah milik rekan kerjanya, Heri Sugeng Purnomo alias Ipung di Perumnas Giling Desa Pamolokan Sumenep, Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. 

"Akibat perbuatannya itu, korban telah mengalami sekitar tujuh luka tusuk di bagian perut sebelah kiri yang mengakibatkan perut korban luka robek," terang Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukid.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diperiksa polisi, disebutkan bahwa kejadian bermula saat Ipung datang ke rumah korban. Lalu beberapa saat korban mengajak Ipung ke rumahnya di Perumnas Giling. 

Di perjalanan, korban meminta agar mampir dulu ke pasar di belakang Masjid Jamik untuk membeli sebilah pisau. Tanpa curiga untuk keperluan apa, Ipung pun bersedia mengantarkan korban.

"Ternyata pisau yang dibeli itu digunakan korban untuk upaya mengakhiri hidupnya sendiri saat berada sendirian di rumah Ipung," bebernya. 

Sesampainya di rumahnya, Ipung sempat meninggalkan korban sendirian lantaran harus menjemput istrinya ke terminal yang baru datang dari Pamekasan. 

"Saat menuju terminal, Ipung sempat menelpon istri korban dan memberitahu bahwa korban ada di rumahnya. Tapi saat istrinya menyusul korban ke rumah Ipung, sudah mendapati korban bersimbah darah dengan luka tusuk," jelasnnya.

Kata Mukid, dari keterangan Ipung, korban diduga nekat ingin bunuh diri karena tengah mengalami stres lantaran terlilit hutang miliaran rupiah setelah beberapa usaha proyek yang dijalankan dengan modal miliaran tak ada kejelasan.

"Motif sementara dalam kejadian tersebut, korban terlilit hutang yang belum bisa membayar karena jangka waktu sudah habis. Sedangkan rekan kerja yang ia serahkan uang hingga miliaran sudah kabur," tandas Mukid. 

Korban sempat ditangaani secara medis di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, tapi saat ini, korban sedang dirujuk ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut karena keadaannya sangat kritis.bad

 

Berita Kriminal Lainnya