Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Terlilit Utang,

Bakul Akik Gelapkan Permata Teman Rp 250 Juta

SURABAYA (Realita)- Merasa kenal lama, Hamzah Baharis, warga Ampel Surabaya, pengusaha batu akik dan permata ini meminta temannya, Heri Febri Cahyanto (37), warga Kedung Sroko Surabaya untuk menyimpan barang berharaga miliknya.

Heri yang suka menipu teman sendiri ini, harus meringkuk di tahanan Polsek Genteng.

Namun, yang terjadi sang teman malah menjualnya.

Ceritanya, pria 31 tahun itu menitipkan tiga buah batu permata jenis Safir, Ruby dan Jamrud untuk dijualkan oleh Heri. Sebab, beberapa kali barang titipan Hamzah laku keras di toko Heri yang bernama Pelita Jewerlly di DTC Wonokromo.

Beberapa kali titipan dan setoran lancar, Hamzah tak menaruh curiga sedikitpun pada Heri jika tiga buah permata senilai Rp 250 juta itu hendak digelapkan oleh karibnya itu.

"Saya jual rugi. Seharusnya tiga biji itu totalnya Rp 250 juta mas, tapi saya jual Safir Rp 20 juta, Jamrud Rp 40 juta, dan Ruby Rp 35 juta,” aku tersangka Heri.

Kecurigaan Hamzah mulai muncul saat dirinya menagih uang hasil penjualan tiga buah permata yang dititipkan kepada tersangka.

"Saat itu ditagih berkali-kali, tapi tersangka ini seakan menghindar dan tak mau menemui korban. Karena sudah tidak sabar, korban melaporkan kejadian ini kepada kami, hingga kami tangkap yang bersangkutan tanpa perlawanan," terang Kapolsek Genteng, Kompol Wahyu Endrajaya, Jumat (21/4/2017).

Dari hasil penyidikan, lanjut Wahyu, bahwa tersangka mengaku terpaksa melakukan penggelapan dan penipuan ini karena terlilit hutang serta kebutuhan. Pelaku juga mengaku kepada penyidik jika aksinya ini dilakukan baru kali ini saja.

"Ada korban lain sebenarnya, tunggu mereka laporan kepada kami. Karena menurut pengakuannya, sudah ada dua korban yang telah ditipu oleh pelaku," tandas polisi dengan satu melati di pundak itu.zain

 

Berita Kriminal Lainnya