Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Wacana Penutupan CFD di Jl Benpas,

Ditolak Dewan

MOJOKERTO (Realita) - Kegiatan rutin Car Free Day (CFD) yang berlangsung setiap Minggu pagi di Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto mulai dikeluhkan pihak pengelola Sunrise Mall.

Car Free Day Benteng Pancasila

Sebab, jalur CFD tersebut jika Minggu pagi dipenuhi ribuan pasang mata yang menghabiskan waktunya, untuk jogging maupun olah raga bersama serta banyaknya pedagang kali lima (PKL). Apalagi jalur tersebut harus ditutup sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Pihak Sunrise Mall dan Hotel khawatir jika CFD tetap berlangsung, maka akan menganggu akses keluar masuk tamu hotel yang hendak ke bandara Juanda. Kendati begitu, Sunrise berharap CFD ditutup atau dialihkan ke jalur lain. Namun, wacana penutupan atau pengalihan jalur CFD tersebut langsung direspon dengan penolakan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Mojokerto. Seperti yang diungkapkan, Sonny Basuki Rahardjo, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto. Menurutnya, DPRD menolak rencana adanya penutupan kegiatan Car Free Day yang rutin digelar di ruang publik setiap Minggu di Jalan Benteng Pancasila. Jika dicabut atau dialihkan ke tempat lain maka dibutuhkan Peraturan Walikota (Perwali). Wacana penutupan kegiatan CFD di Jalan Benteng Pancasila muncul setelah beroperasinya Sunrise Mall pada 02 Juni lalu. Manajemen hotel mewah yang sedang dalam tahap rencana pengoperasian itu mengeluh soal akses keluar masuk tamu hotel, kendati hotel bintang 3 bakal beroperasi pada tahun ini. "Tidak serta merta dengan adanya mall maka rakyat dikorbankan," ujar Sony. Politisi Golkar ini mengatakan mencabut atau mengalihkannya kegiatan CFD ke tempat lain butuh Perwali. Sebab adanya CFD didasari adanya Perwali. "Dan saya kira pengelola hotel dan mall tahu itu kawasan CFD," cetusnya. Pihaknya memastikan peluang penutupan atau pengalihan CFD sudah tertutup. "Biar hotelnya gak beroperasi nggak masalah. Pihak hotel silahkan mengajukan pengadaan jalur alternatif menuju jalan Empunala saja," tukasnya. Senada dikatakan Wakil Ketua Dewan Umar Faruq. Politisi PAN. Menurut Faruq, penolakannya pada wacana penutupan CFD tanpa adanya darar hukum. "Nggak bisa itu. CFD tidak akan ditutup meski pihak hotel memohon pemberian akses pada hari Minggu pagi," terang dia. Faruq justru mempertanyakan soal analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) Sunrise Mall. "Sudah tahu kalau Minggu dipakai CFD kok bangun hotelnya disitu. Ya biar saja kalau tamunya mau keluar parkir kendaraan di pinggir pompa bensin sana. Yang jelas kami tidak setuju penutupan CFD," katanya.

Suasana pembukaan Matahari Sunrise Mojokerto

Terpisah, Silvi Setiawan, Direktur PT Sukses Bersama Kencana Satya selaku pengelola Sunrise Mall membantah jika pihaknya mengajukan penutupan CFD. "Kami tidak meminta car free day ditutup tapi dicarikan jalan alternatif agar tamu hotel bisa keluar. Masak kalau Minggu tamu hotel mau ke Bandara tidak bisa karena ketutup," ucapnya. Terkait permohonan pengadaan jalan alternatif ini, lanjut Silvi, sudah diajukan ke Pemkot. "Kami meminta jalan altenatif ke Pemkot. Dan itu sudah diurusi Pak Rudy," bebernya. Soal kemungkinan penolakan permohonannya dari DPRD, Silvi enggan berkomentar. "Kami hanya memohon itu saja. Yang lain tanya pak Rudy saja," pungkasnya. uje

 

Berita Layanan Publik Lainnya