Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Wanita Muda Ini Sukses Bobol

Bank DBS Rp 600 Juta-an

JAKARTA (Realita)- Kamis, 8 Maret 2018 pukul 00.35 WIB tim penyidik Bareskrim Mabes Polri melakukan penangkapan tersangka atas nama BFH.

BFH saat dicokok Bareskrim, Kamis dinihari kemarin.

BFH yang merupakan seorang wanita muda ini dicokok petugas di Cluster sekitar Kelapa Gading Serpong Karawaci Tangerang dengan dugaan melakukan Tindak Pidana Transfer Dana Tanpa Hak dan atau Tindak Pidana Pemalsuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang, sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 263 (2) KUHP dan Pasal 3 dan atau Pasal 5 dan atau 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang.

Adapun modus operandi yang dilakukan BFH adalah menggunakan KTP Palsu atas nama inisial FFA untuk membuka Rekening Tabungan Bank Danamon a.n FFH di Kantor Cabang Danamon Pinang Sia Karawaci Banten. Kemudian rekening tersebut pada tanggal 03 Maret 2017 telah menerima dana hasil kejahatan pembobolan rekening Dali Agro Corps di Bank DBS Singapura sebesar  USD 50.000,00 atau setara dengan nilai Rp. 662.617.450,-.

Setelah dana masuk sebesar USD 50,000.00, dana tersebut ditarik tunai sekitar 22 kali dengan cara penarikan di beberapa kantor cabang Bank Danamon, beberapa mesin ATM dan pemindahbukuan pada rekening lainnya, pengakuan tersangka dia mau melakukan pembukaan rekening di bank Danamon atas permintaan rekannya atas nama MCI  (status DPO), atas penarikan dana tersebut menurut pengakuan tersangka telah menyerahkan dana tersebut untuk kepentingan teman-teman dan sebagian untuk keperluan pribadinya," jelas penyidik Yahyan Dwi Saputra subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri.

Tersangka memiliki beberapa rekening pada Bank antara lain:

a.            1 (satu) rekening Tabungan Bank BCA.

b.            6 (enam) rekening Tabungan Bank BRI.

c.             2 (dua) rekening Tabungan Bank Mandiri Syariah.

d.            2 (dua) rekening Rekening Tabungan Bank Mandiri.

e.            2 (dua) rekening Bank Tabungan

f.             1 (satu) rekening Tabungan Bank NTT a.n BFA

g.            1 (satu) rekening Tabungan Bank Permata

h.            1 (satu) rekening Tabungan Bank MNC

i.              1 (satu) Tabungan Bank Danamon

 

Ada dugaan bahwa rekening tersebut ada indikasi pernah melakukan penerimaan dana dari luar negeri ataupun dalam negeri yang merupakan hasil kejahatan.

Penyidik Yahyan Dwi Saputra subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri telah mengamankan barang bukti dari lokasi penangkapan antara lain berupa :

1.            Buku rekening yang dibuat berdasarkan KTP Palsu atas nama FFH.

2.            Dokumen / slip transaksi pada beberapa bank.

3.            Dokumen terkait pemalsuan KTP atas nama FFH dan dokumen NPWP yang dipalsukan atas nama FFH

4.            Perangkat komunikasi / elektronik yang digunakan oleh tersangka.

5.            Uang tunai yang diduga berasal dari kejahatan pembobolan di beberapa bank dan hasil kejahatan lainnya.

Lanjutnya, Penyidik Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri mengatakan bahwa selama kurun waktu akhir 2016 hingga 2017 pada rekening milik nasabah Green Palm Capital Corp dan Dali Agro Corps di Bank DBS Singapura telah terjadi transaksi tanpa hak (pembobolan dana milik nasabah) dimana transaksi yang terjadi tersebut tanpa seijin dari pemilik rekening.

Total nasabah dirugikan atas  sembilan transaksi tersebut sebesar USD 1.860.000,- nasabah telah berupaya melakukan pengaduan dan komunikasi pada Bank DBS Singapura baik secara lisan maupun tertulis, upaya lain dari pemilik rekening tersebut adalah meminta bantuan pengacara di Singapura, dan membuat laporan kepada polisi di Singapura. Pasalnya, sebagian dari rekening bank penerima berada di Indonesia maka pelapor pada akhir bulan April 2016 membuat laporan polisi pada Bareskrim Polri terhadap dugaan penerima hasil transfer dana yang berada di wilayah hukum Indonesia," tuturnya.beby

 

Berita Hukum Lainnya