Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Realita

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 

Penanggungjawab: Ir. Raden Agus Suprihanto, MSi

Pimpinan Redaksi: Antonius A

Redaktur : Arif Ardliyanto

Reporter: Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Novi Ispinari, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Lina Dwi Susanti, Hari Kristanto,  Ika Roosmala, Mulyadi, Adi, Gomes Roberto, Mulyadi, Totok Setiawan, Hendri Arifianto, Juni Harianto, Paulus Nabang, Suprianto, M.Arifin. M.Amin. Muhamad.S, Hamboro.

Teknologi Informasi dan Medsos: Igiet Prayoga, Sherly Ema |Administrasi: Rika Nur |Keuangan: Zunaedah

Alamat: Jl.Kesatrian Perum The Taman Dhika Cluster Bromo Blok A9, Desa, Sono, Sidokerto, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252

Telpon: 031 8052190 IHotline: 081331948406 IFollow us: www.realita.co, instagram @redaksirealita, facebook @realita, twitter @co_realita, youtube @redaksirealita.

Email: redaksi@realita.co

Boks Redaksi
TOP
Wanita Orgasme,

Ini Tahapanya hingga di Puncak Kenikmatan

SURABAYA (Realita)- Mencapai orgasme dalam hubungan intim adalah puncak gairah yang diidamkan setiap orang.

Setelah mencapai puncaknya, tentunya gairah akan turun dan kembali mulai dari awal.

ilustrasi orgasme.

Orgasme mungkin merupakan salah satu istilah yang sering didengar tapi sensasinya masih misterius bagi beberapa orang.

Namun, akan terdengar rumit lagi ketika membicarakan klimaks yang dirasakan wanita. Seperti apakah itu?


Tahap 1. Ia bangkit.

Tubuhnya mulai melumasi saluran vagina dan labia bagian dalam. Otak memerintahkan pelepasan kimia vasoaktif peptida usus, yang meningkatkan aliran darah ke daerah panggul, pembengkakan labia dalam dan luar, dan menyebabkan ia merasakan ketegangan seksual.


Tahap 2. Tubuhnya membuka

Bagian-bagian otak yang memproses rasa takut dan kecemasan mulai bersantai, ujung rahim naik, membuat Miss V lebih panjang.

Klitoris membengkak, seperti halnya jaringan spons sekitar uretra, yang membuat beberapa wanita seolah-olah merasa ingin buang air kecil saat terangsang.

Menyentuh klitorisnya akan membuatnya menginginkan rangsangan langsung, dan semakin bergairah.


Tahap 3. Tanda vitalnya meningkat.

Detak jantung dan pernapasan semakin cepat, sehingga memompa lebih banyak darah ke ekstrim, warna labia semakin gelap, dan klitoris semakin sensitif, meluas, membesar penuh, menunggu kontak dengan Mr. P.

Dengan stimulasi stabil dan lambat akan membantu tubuhnya ke arah ambang klimaks. Semakin banyak yang dirasakannya, maka akan semakin meresponlah ia.


Tahap 4. Mendekati ambang batas.

Sadar bagian dari otaknya, lalu tenggelam dalam neuro-transmitter, dan memasuki keadaan seperti kerasukan.

Sebelum klimaks, alam bawah sadar yang menangani hal-hal seperti pernapasan dan detak jantung memberi sinyal saraf pada Miss V untuk memulai kontraksi otot.

Meski hanya sepertiga bagian luar Miss V yang terkena Mr. P, tetapi gairah bisa memudar dan akan kembali ke tahap 1 jika stimulasi berhenti atau berubah.


Tahap 5. Mencapai orgasme.

Tahap dengan kontraksi ritmik atau sporadis dalam Miss V, rahim, dan orgasme anus biasanya berlangsung 10 hingga 60 detik.

Pada titik ini, beberapa wanita lebih memilih rangsangan lebih intens yang cocok untuk respons orgasmik mereka.

Kimia oksitosin dilepaskan dalam otak, mendorong perasaan kedekatan. Menurut beberapa penelitian, inilah mengapa wanita ingin berpelukan setelah berhubungan seks.


Tahap 6. Masa istirahat.

Tidak seperti pria, beberapa wanita bisa mengalami beberapa klimaks tanpa mengalami periode mereda setelah masing-masing klimaks.

Tanpa stimulasi, mereka akan kembali ke tingkat dasar. Kontraksi berhenti, rahim turun, dan klitoris kembali ke bentuknya.

Denyut jantung dan pernapasan melambat, dan aliran darah kembali normal. Klitoris bisa jadi terlalu sensitif jika langsung terkena stimulasi, tetapi bagian tubuh lainnya ingin diperhatikan.

Nah, kini Anda tahu tahapan yang dirasakan oleh wanita ketika orgasme. uc

 

Berita Gaya Hidup Lainnya