Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Warga Bisa Gugat Kontraktor

Proyek Long Storage di Mojokerto

MOJOKERTO (Realita) - Proyek Long Storage yang diduga bermasalah yang tempatnya berada di dua Kabupaten, yakni Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto, menuai komentar dari pakar hukum asal Kabupaten Sidoarjo, Jumat (9/2).

Proyek Long Storage yang tak kunjung selesai dan merugikan warga.

Menurut informasi, sampai saat ini warga Desa Kwatu belum menerima ganti rugi soal lahan yang dipakai proyek tersebut. Padahal menurut warga, lahan tersebut merupakan Tanah Kas Desa (TKD). Tak hanya itu, pihak kontraktor juga pernah menjanjikan akan membangun akses jalan tak lebih dari 2 hari. Namun sampai 3 minggu berjalannya proyek, akses jalan tak kunjung diperbaiki.

Sad Praptanto Wibowo, SH.,MH, mengatakan, warga sekitar proyek ataupun pemerintah desa (pemdes) setempat bisa saja melanjutkan ke ranah perdata, jika terjadi ingkar janji dari pihak kontraktor.

“Kalau ingkar janji atau cedera janji itu kan sebelumnya ada perjanjian, antara para pihak. Kalau benar ada perjanjian, itu ranah perdata, dan bisa diajukan gugatan wanprestasi,” jelas dosen Fakultas Hukum Untag tersebut.

Warga juga sering menjumpai pihak kontraktor membawa keluar pasir di lokasi menggunakan truk-truk besar. Warga menduga pihak kontraktor menjual pasir di lokasi proyek, sebelum proyek dikerjakan. Padahal sebelumnya pasir di lokasi dimanfaatkan warga sekitar sebagai mata pencaharian.

Hal tersebut menurut Sad Praptanto Wibowo, Seandainya kontraktor melakukan pengambilan benda/barang (dalam hal ini berupa pasir) tanpa hak atau tanpa ijin yang berhak, maka bisa saja diindikasikan kontraktor tersebut melakukan pencurian barang yang bukan miliknya.

“Ini bisa dikenai pidana umum, atau bisa saja dikenakan delik lingkungan (berdasarkan UU Lingkungan Hidup),” imbuhnya.hk

 

Berita Hukum Lainnya