Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Warga Jambean Tuduh Kades

Jual TKD ke PG Ngadirejo

KEDIRI (Realita)- Warga Desa jambean beserta karang taruna dan juga anggota Badan Permusyaratan Desa ( BPD )
Kecamatan Keras, kabupaten Kediri , wadul ke wartawan terkait  dugaan penjualan Tanah Kas Desa (TKD) yang ada di dusun Pucung desa Jambean oleh kepala Desa setempat, Kamis (10/08).
"Penjualan TKD dilakukan oleh Kades yang bernama Hari.ungkap Supriyanto," tegas anggota BPD, Supryanto..
Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan jika TKD seluas 300 Ru dijual pada pihak PG.

Supriyanto.

Ngadirejo dengan nilai Rp 3 miliar.  "Pihak Kades menjual TKD seharga Rp 3 miliar," ungkap Supryanto lagi.
Dan pihak BPD serta warga dan juga sudah melaporkan ke pihak polisi pada 13 Februari lalu namun sampai saat ini belum ada kejelasan terkait laporanya tersebut." Kami sudah melapor ke.pihak Polres pare namun hingga saat ini belum jelas. Polisi beralasan jika masih dalam proses pembuktian dari pihak BPN," ungkap Priyanto

Terpisah, Kades Jambe  Hari mengatakan jika laporan warga dan juga BPD tersebut salah besar dan menganggap hal tersebut adalah gila."Wong urusan Ruislag saja sulit karena butuh rekomendasi Bupati, kog (saya malah dituduh) menjual," ungkap Hari dengan nada tinggi penuh emosi
Hari juga mengatakan jika lahan yang dimaksud warga tersebut memang milik PG. Ngadirejo dan pihak desa tidak punya apa apa. " Desa tak punya TKD yang disebutkan tersebut, ungkap Hari melalui telepon selulernya Kamis sore (10/8).
Hari juga membenarkan dengan adanya laporan ke polisi yang dilakukan warganya terkait TKD , dan ia mengaku jika sudah 8 kali diperiksa oleh Tipikor Polres Kediri. " Saya hingga 8 kali diperiksa Tipikor Polres pare dan ada 30 saksi yang sudah dipanggil," kata Hari ringan
Hari juga menambahka, pihak media dipersilahka untuk mempertanyakan kebenaran hal tersebut ke pihak kepolisian akan hasil pemeriksaan. "Kalau ingin kebenaran hasilnya bagaimana tanya saja ke Kapolres dan juga Kasatreskrimnya," pungkas Hari. aka 

 

Berita Hukum Lainnya