Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Yuda Akui Cabuli

Anak Asuhnya Sendiri

SURABAYA (Realita) - Alyuda Djojo Soemitro alias Yuda, terdakwa kasus pencabulan anak Panti Asuhan Cinta Kasih Teresa kembali menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Terdakwa Alyuda Djojo Soemitro (rompi merah) dikeler petugas polisi saat usai menjalani persidangan di PN Surabaya, Rabu (6/12/2017).

Kepada majelis hakim, terdakwa mengakui semua perbuatan bejatnya yang telah tega mencabuli anak asuhnya sendiri.
Dengan mengenakan rompi tahanan, terdakwa sudah terlihat duduk di kursi pengunjung sidang di ruang Garuda, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya sejak pukul 11.00 WIB. Terdakwa terlihat duduk di pojok ruangan bersama keluarga dan penasehat hukumnya untuk menunggu sidang di mulai.
Sekitar satu jam menunggu, majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana akhirnya memulai persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. “Sidang perkara nomor 3236/Pid.Sus/2017/PN SBY dengan terdakwa Alyuda Djojo Soemitro digelar dan tertutup untuk umum,” kata hakim Anne.
Tak lama berselang sidang akhirnya selasai, terdakwa dan jaksa Ali terlihat keluar ruang sidang. Tak ada sepatah kata pun yang diucapkan terdakwa saat para wartawan mencoba mewawancarainya.
Sementara itu, jaksa Ali membeberkan apa saja yang diutarakan terdakwa saat diperiksa di muka persidangan. “Intinya terdakwa sudah mengakui dan menyesali semua perbuatannya (melakukan pencabulan),” katanya usai sidang.
Menurut jaksa Ali, terdakwa juga mengaku ada tiga anak panti asuhan yang menjadi korban perbuatan bejatnya. “Tadi terdakwa juga mengaku ada tiga lagi korbannya, tidak melapor, namun turut jadi saksi di berkas perkara,” bebernya.
Perlu diketahui, aksi pencabulan dilakukan Alyunda terhadap anak Panti Asuhan Cinta Kasih Teresa. Selama dua tahun Alyunda sebagai salah satu pengurus Panti Asuhan Cinta Kasih Teresa mencabuli anak asuhannya seminggu dua kali.
Namun aksi bejat Alyunda akhirnya berhenti setelah pihak Yayasan Panti Asuhan melaporkan kejadian ini ke polisi. Atas laporan itulah, terdakwa yang telah bekerja selama 13 tahun berhasil ditangkap dirumah kostnya di Jalan Pucang Jajar Utara, Surabaya.ys

 

Berita Hukum Lainnya