Senin, 26 Jul 2021 WIB

Kapolri-Panglima TNI Bersama Menkes Tinjau Langsung Vaksinasi Massal di Kota Madiun

Jumat, 18 Jun 2021 15:45 WIB
Kapolri-Panglima TNI Bersama Menkes Tinjau Langsung Vaksinasi Massal di Kota Madiun

Walikota Madiun, Maidi mendampingi Kapolri dan Panglima TNI meninjau vaksinasi massal di Ngrowo Bening.

MADIUN (Realita) - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung kegiatan vaksinasi massal covid-19 di Ngrowo Bening, Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (18/6/2021). Hadir pula Menteri Kesehatan, Kepala BNPB, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Rombongan didamping Walikota Madiun, Maidi dan langsung meninjau tenda-tenda yang telah disiapkan untuk proses vaksinasi. Warga yang divaksin kali ini berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun sebanyak 1.500 orang. Terdiri dari lansia dan pralansia.

Sementara capaian vaksinasi tenaga kesehatan untuk pemberian dosis pertama sejumlah 4.119 orang. Sedangkan dosis kedua 3.936 orang.  Kemudian pelayanan publik untuk dosis pertama sudah diberikan kepada 33.529 orang dan dosis kedua baru diberikan kepada 17.325 orang.

Untuk lansia, dosis pertama telah diberikan kepada 8.413 orang dan dosis kedua baru diberikan kepada 1.690 orang. Vaksinasi juga menyasar masyarakat rentan dan masyarakat umum. Untuk dosis pertama baru diberikan kepada 2.958 orang. Sehingga secara keseluruhan yang sudah divaksin sekitar 50 ribu-an jiwa dari total sasaran jumlah penduduk Kota Madiun sekitar 197 ribu jiwa. Atau sekitar 25 persen.

Walikota Madiun, Maidi mengaku mendapatkan apresiasi dari Kapolri, Panglima TNI, dan Menkes lantaran capaian vaksin di Kota Madiun mencapai 25 persen. Namun, mereka juga meminta Pemkot Madiun untuk segera memasifkan vaksin agar dapat tercapai 50 persen. 

“Pesannya pak Kapolri dan pak Panglima TNI bahwa massifnya vaksin ini jangan sampai tidak dilakukan. Beliau tadi juga mengingatkan kepada saya untuk segera melakukan pengereman dan ada penambahan bed yang ada di rumah sakit karena BOR rumah sakit kita tinggi,” katanya.

Vaksinasi massal menyasar 1.500 lansia dan pralansia di Kota Madiun.Vaksinasi massal menyasar 1.500 lansia dan pralansia di Kota Madiun.

Yang menjadi kendala saat ini, lanjut Maidi, jumlah dosis vaksin yang ada di Pemkot Madiun hanya 1.100 vial. Tetapi dalam kunjungan itu, Menkes mengaku siap membantu agar target capaian 50 persen masyarakat tervaksin dapat segera terpenuhi.

“Tadi pak Menkes mengapresiasi antusiasme warga yang melakukan vaksin. Makanya kekurangannya berapa salam waktu dua hari insya ALLAH akan dicukupi,” tandasnya.adv